Penulis: Feriyanda, Desy Sitti Khadijah, Maskanah S
Sinopsis:
Di bawah rimbun hutan tropis dan aliran tenang Sungai Mahakam, denyut literasi Kalimantan Timur telah hidup jauh sebelum tinta menyentuh kertas. Wilayah ini bukan sekadar bentang alam yang kaya sumber daya, melainkan palung budaya dengan narasi yang terus berdenyut.
Buku ini merupakan perjalanan intelektual yang menelusuri evolusi sastra Kalimantan Timur, dari tradisi lisan yang sakral hingga karya kontemporer yang kritis dan eksperimental. Di tengah arus globalisasi, sastra hadir sebagai lentera yang menjaga dan menerangi identitas masyarakat Bumi Etam.
Melalui analisis yang tajam namun reflektif, buku ini membedah:
- Akar Tradisi: Menghidupkan kembali memori kolektif melalui mitos, legenda, dan sastra lisan yang menjadi fondasi karakter lokal.
- Transformasi Estetik: Bagaimana sastrawan Kalimantan Timur merespons modernitas, isu ekologi, hingga pergeseran lanskap sosial melalui karya-karya yang berdaya hidup.
- Dialektika Identitas: Posisi strategis sastra lokal dalam memperkaya diskursus kesusastraan nasional Indonesia.
Lentera Sastra dari Kalimantan Timur menjadi rujukan bagi pembaca yang meyakini bahwa sastra bukan sekadar teks, melainkan cermin, suluh, dan denyut peradaban yang terus bergerak.
